Langsung ke konten utama

Postingan

PANEL SENYUM - Ideation Class Project

INFOGRAFIS PANEL SENYUM Panel Senyum adalah suatu konsep produk yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada teman - teman tuli di terminal transportasi umum yaitu halte busway. Diatas adalah infografis selengkapnya tentang Panel Senyum. Klik untuk memperbesar gambar!

How Consumers Behave in Targeted Market - Teh Kotak

Hai! Kali ini saya akan melanjutkan research mengenai minuman Teh Kotak dari perspektif konsumen dalam bentuk video wawancara dibawah ini. Selamat menonton! Dari wawancara ini, saya mendapatkan needs/wants dari konsumer yaitu: Konsumen tidak bermasalah dengan rasa dari Teh Kotak. Tetapi memang ada juga yang menyukai rasa green tea tetapi Teh Kotak memang tidak memiliki varian rasa Green Tea. Teh Kotak sangat cocok diminum di waktu senggang, saat panas dan Teh Kotak disajikan dingin, dan saat sehabis berolahraga seperti setelah lari. Teh Kotak sangat praktis untuk diminum dimanapun kapanpun. Tetapi, disaat sangat haus konsumen tidak memilih Teh Kotak karena terkesan lebih sedikit daripada yang di botol. Untuk packagingnya semua konsumennya sudah senang dengan bentuknya yang kotak (Tetrapack). Tapi sebaiknya packagingnya dibedakan dari jenis teh yang lain, karena semua packaginya mirip - mirip. Serta menurut pengamatan, Teh Kotak juga hampir tidak pernah mengga...

Kittu Kitsu - Analisa Produk KitKat di Jepang

Hai! Kali ini mari kita membahas tentang satu produk coklat internasional yaitu KitKat. KitKat adalah produk bar coklat yang dikeluarkan Nestle pada tahun 1953 di Inggris. KitKat identik dengan rasa originalnya,  milk chocolate bar dengan packaging merahnya. Tapi tentu saja, seiring berjalannya waktu, KitKat diseluruh dunia memiliki varian bentuk dan rasa, seperti KitKat Minis, atau Matcha KitKat. Seperti di Jepang, produk KitKat memiliki arti yang sangat sentimen berkat strategi marketingnya. KitKat dapat dibaca sebagai “Kitto Katsu”, yang artinya “pasti menang”. Berbeda dengan tagline KitKat yang biasa kita dengar, yaitu "Have a Break, Have a Kitkat", hal ini dikarenakan tagline ini tidak memberikan arti dan dampak yang sama pada konsumen di Jepang. Pada akhirnya, tim marketing KitKat pun lebih menggunakan kalimat Kitto Katsu, yang sering digunakan ketika menyemangati atau mendoakan kesuksesan. Nestle pada akhirnya memanfaatkan penggunaan kalimat ini dengan me...

Teh Kotak Jasmine Tea - My Big Fat Competitor

Kalau dengar yang namanya Teh Kotak, pasti tau kan bagaimana bentuknya, Ya, dengan bentuknya yang kotak, produk ini adalah minuman teh siap minum yang dikemas didalam kotak. Kemasannya berwarna coklad dan merah dengan tulisan Teh Kotak yang besar dan terlihat. Diatasnya ada logo tangan yang memegang daun teh, seakan baru saja dipetik daun tehnya. Bila kita sering melihat minuman teh dakam botol, kali ini Teh Kotak menawarkan sensasi kesegaran teh asli didalam kotak. Kali ini, mari kita menganalisa 4P Marketing Mix dari produk Teh Kotak Jasmine Tea. PRODUCT Teh Kotak diproduksi oleh PT. Ultrajaya Indonesia dengan proses produksi seperti berikut: daun teh direbus dan dicampur dengan gula, kemudia di sterilisasikan melalui proses UHT dengan pemanasan cepat menghilangkan bakteri. Kemudian di kemas dalam kotak dengan 6 lapisan  karton yang terdiri dari lapisan polyethylene plastic, allumunium foil, dan kertas untuk melindungi dari sinar ultra violet, udara, dan bakteri yang mun...

Ini Ani, Ini Agus, Ini Siapa? - Breakdown Iklan BukaLapak

Ini ani Ini agus Ini ani Ini agus Agus lupa bawa kado Untung ada Amat Amat = Cleaning Service Amat Buka = Bukalapak Bukalapak dibuka Amat Amat pahlawannya Agus Untung ada Amat Agus Selamat Ini Ani Ini Agus Ini Siapa?                Ini puisi ya? Eh, bukan deng, ternyata, ini script dari iklan Bukalapak. Iklan berdurasi 30 detik ini adalah salah satu submission untuk Festival Iklan Bukalapak. Walaupun sudah 3 tahun yang lalu, saya mengambil iklan ini untuk dianalisis karena copywriting nya yang cerdas dan mudah diingat. Kalau penasaran, coba deh ditonton dulu videonya:                https://www.youtube.com/watch?v=m5TeMxhTG1w&list=PLzMtIVEHDtNoe1BMCWQqd5fDRnU327hKq&index=7                Terus, it...

一日一歩 (One Day One Step); Satu Anak Tangga Setiap Harinya

one day  one step                Akhir – akhir ini, aku suka banget nonton seorang lifestyle youtuber. Namanya Lavendaire. Tidak hanya youtube, dia juga berkarya lewat blog, Instagram dan juga podcast di spotify. Di spotify dia suka mewawancara entrepreneur yang bekerja di bidang kreatif, seperti filmmaker, designer, bahkan CEO. Dia suka membahas topik – topik tentang cara mengembangkan diri seperti self care, mindfulness, how to be successful dan sejenisnya. Tidak hanya bicara, gaya hidupnya pun mengikuti apa yang dia bahas. Salah satu yang sangat kusukai dari dia adalah kejujurannya dalam menjalankan kesehariannya.                Entah kenapa aku mulai terinspirasi olehnya. Aku yang tadinya tidak menghargai waktu, tanpa arah, dan tak berfokus mulai berubah dan mengubah mindsetku menjadi lebih terdorong. Aku mulai melihat dunia se...

Marketing & Consumer Behaviour : My Plan in Life (So Far)

Sejujurnya, aku sering sekali memikirkan dan mengandai – andai tentang banyak hal. Tentang seperti apa aku di masa depan. Apakah 2 tahun lagi aku tidak lagi berjerawat?   Apakah 3 tahun lagi aku bisa disebut sebagai ilustrator? Apakah 5 tahun lagi aku sudah bisa tinggal di apartemen milikku sendiri?                Ketika awal kuliah, aku cukup stress karena kemajuan diriku tidak sebanding dengan ekspektasi yang kuharapkan. Teman-teman di kuliah memiliki apinya masing – masing dan juga prestasi yang selangit. Apalah aku yang masih berjuang mencari motivasi? Sejak saat itu aku tahu kalau aku tidak akan kemana – mana bila tidak memulai. Walaupun dimulai dari hal – hal kecil, nantinya pasti bertambah dan bertambah menjadi suatu pencapaian.                Aku adalah seorang pemimpi. Aku punya banyak impian. Yang masuk akal dan tidak masuk aka...