Langsung ke konten utama

Postingan

Analisa Iklan Marlboro Man 1968

Dalam sebuah print ad, biasanya memiliki beberapa elemen - elemen seperti Headline, Image, Copy, Slogan dan Logo. Berikut penjelesan elemen - elemen tersebut: Selain elemen - elemen dalam print advertising diatas, analisa juga bisa dilakukan pada elemen desain yang ada pada iklan tersebut.  Primary Features Color : Analogous Color - Maroon - Brick Red - White - Cream - Gold - Forest Green  Dimensions : Sedikit memiliki ruang antara tempat berdiri si koboi dengan backgroundnya, terlihat dari dasar yang Ia pijaki yaitu jerami diatas rumput. Line : Adanya garis – garis di Gudang sebagai salah satu ciri khas pintu Gudang. Shape : Adanya tipografi dan beberapa bentuk di iklan ini. Seperti produk rokok yang 3D dan berbentuk kotak sebagai packaging untuk rokok - rokok yang berbentuk silindris. Texture : Jerami yang terlihat kering, celana bahan yang terlihat dari warna dan karakter lipatannya dan bajunya yang juga memiliki lipatan, G...

How Memory Messed Up My Perception - Istana Boneka

Memori, adalah sebuah fungsi dimana manusia menyimpan informasi yang mereka terima. Memori sendiri tidak bekerja seperti rekaman, tapi seperti puzzle, yang terdiri dari potongan-potongan yang kita ingat dan ilmu yang kita dapatkan di dunia. Dari sini manusia kemudian bisa merekonstruksi ulang di pikirannya apa yang terjadi di masa lalu menurut memori yang dia punya. Sedangkan persepsi, adalah pengalaman tentang objek, perisyiwa, atau hubungan - hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menyampaikan pesan. Persepsi ini juga mempengaruhi bagaimana manusia merespon dan beraksi pada sesuatu. Memori dan persepsi memiliki fungsi yang sama, yaitu mengisi kekosongan dengan tebakan berdasarkan ilmu dan pengalaman kita sebelumnya. Pada kali ini, saya akan membahas mengenai bagaimana memori berpengaruh pada persepsi saya. Ketika saya kecil, saya diajak untuk ke Dufan bersama keluarga saya. Salah satu wahana keluarga paling wajib dikunjungi adalah Istana Boneka. Ada beberapa ...

Pengaruh Lingkungan Terhadap Pembelian Fujifilm X-A10

Hai! Kali ini saya akan membahas salah satu influence atau pengaruh terhadap keputusan individu dalam membeli barang diatas harga 5 juta. Pengaruh ini sangat penting dalam mempelajari perilaku konsumen dalam melakukan pembelian terhadap suatu barang. Ada 3 faktor yang dapat mempengaruhi keputusan sebuah individu, yaitu lingkungan, budaya, dan bawaan psikologi dari individu tersebut. Untuk analisa hari ini, saya akan melihat dari sudut pandang lingkungan atau environment.  Kita sebagai manusia setiap harinya dipengaruhi oleh semua yang ada di sekitar kita, mulai dari teman, keluarga, iklan, tren, selebriti, harga, pengalaman, serta status. Semua ini disebut dengat faktor lingkungan dalam pengaruh terhadap suatu individu. Barang dibawah ini, adalah salah satu pembelian saya yang terpengaruh besar oleh lingkungan sekitar. Barang ini adalah sebuah kamera, tepatnya Fujifilm X-A10 yang dibanderol seharga 6 jutaan. Ini adalah kamera mirrorless yang mudah dibawa kemana - mana dan ...

BURGER KING'S WHOPPER FRESHENER - BRAND YANG MENGIKLANKAN DENGAN MEDIA UNIK

Burger King, adalah franchise restoran cepat saji yang spesialisasinya adalah burger, atau tepatnya signaturenya yaitu Whopper Burger. Selain burger, Burger King juga menjual kentang, minuman soda, serta ayam. Frachise restoran ini berasal dari Amerika, dan sekarang sudah membuka cabangnya di puluhan negara, termasuk Brazil. Di Brasil, Burger King meluncurkan produk yang unik, yaitu: WHOPPER FRESHENER. Memanfaatkan indra penciuman, WHOPPER FRESHENER adalah pengharum udara, bisa digunakan di mobil maupun ruangan. Pengharum ruangan ini berbau seperti Whopper yang baru saja dipanggang dengan flame-griller. Sangat menggoda indra penciuman dan tentu, jatuh ke indra perasa di mulut yang membuat kita terbayang dan tergiur akan burger Whopper.  Burger King Brasil pun memanfaatkan produk ini sebagai media promosi. Dengan cara, mensosialisasikan pengharum ini ke supir taxi dan uber. Menggantikan pengharum ruangan berbau pinus menjadi berbau flame-grilled burger. Promosi ini di...

PANEL SENYUM - Ideation Class Project

INFOGRAFIS PANEL SENYUM Panel Senyum adalah suatu konsep produk yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada teman - teman tuli di terminal transportasi umum yaitu halte busway. Diatas adalah infografis selengkapnya tentang Panel Senyum. Klik untuk memperbesar gambar!

How Consumers Behave in Targeted Market - Teh Kotak

Hai! Kali ini saya akan melanjutkan research mengenai minuman Teh Kotak dari perspektif konsumen dalam bentuk video wawancara dibawah ini. Selamat menonton! Dari wawancara ini, saya mendapatkan needs/wants dari konsumer yaitu: Konsumen tidak bermasalah dengan rasa dari Teh Kotak. Tetapi memang ada juga yang menyukai rasa green tea tetapi Teh Kotak memang tidak memiliki varian rasa Green Tea. Teh Kotak sangat cocok diminum di waktu senggang, saat panas dan Teh Kotak disajikan dingin, dan saat sehabis berolahraga seperti setelah lari. Teh Kotak sangat praktis untuk diminum dimanapun kapanpun. Tetapi, disaat sangat haus konsumen tidak memilih Teh Kotak karena terkesan lebih sedikit daripada yang di botol. Untuk packagingnya semua konsumennya sudah senang dengan bentuknya yang kotak (Tetrapack). Tapi sebaiknya packagingnya dibedakan dari jenis teh yang lain, karena semua packaginya mirip - mirip. Serta menurut pengamatan, Teh Kotak juga hampir tidak pernah mengga...

Kittu Kitsu - Analisa Produk KitKat di Jepang

Hai! Kali ini mari kita membahas tentang satu produk coklat internasional yaitu KitKat. KitKat adalah produk bar coklat yang dikeluarkan Nestle pada tahun 1953 di Inggris. KitKat identik dengan rasa originalnya,  milk chocolate bar dengan packaging merahnya. Tapi tentu saja, seiring berjalannya waktu, KitKat diseluruh dunia memiliki varian bentuk dan rasa, seperti KitKat Minis, atau Matcha KitKat. Seperti di Jepang, produk KitKat memiliki arti yang sangat sentimen berkat strategi marketingnya. KitKat dapat dibaca sebagai “Kitto Katsu”, yang artinya “pasti menang”. Berbeda dengan tagline KitKat yang biasa kita dengar, yaitu "Have a Break, Have a Kitkat", hal ini dikarenakan tagline ini tidak memberikan arti dan dampak yang sama pada konsumen di Jepang. Pada akhirnya, tim marketing KitKat pun lebih menggunakan kalimat Kitto Katsu, yang sering digunakan ketika menyemangati atau mendoakan kesuksesan. Nestle pada akhirnya memanfaatkan penggunaan kalimat ini dengan me...